Kala Hati Berpaling
Kumpulan cerpen Kala Hati Berpaling merupakan sebuah potret perjalanan hidup manusia yang real dalam keseharian masyarakat Indonesia. Hati menjadi kekuatan sekaligus yang menggerakkan manusia saat melangkah menyusuri liku-liku hidupnya. Ketika hati berpaling pada yang benar, serumit apa pun perjalanan yang harus ditempuh seseorang, hati akan menjadi kekuatan yang menyelamatkan, menenangkan jiwa, menumbuhkan keberanian, dan menghadirkan kebahagaan. Akan tetapi bila hati berpaling pada yang salah, membuat seseorang jauh dari-Nya, gelisah, kecewa, kesepian, tenggelam dalam kelam, dan kehilangan arah.
Betapa hati mampu memberikan kekuatan kepada seseorang untuk bangkit, menyelamatkan diri dan orang yang dikasihi dari keterpurukan, serta menjemput kebahagiaan, bila berpaling pada yang benar. Hal itu terungkap di antaranya dalam cerpen Bunda, Aku Takut, Menanti Kado Ulang Tahun, Duniaku Sungguh Terbalik. Saat hati berpaling pada yang benar, ia akan mendatangkan pikiran positif yang mengarahkan seseorang pada tindakan-tindakan yang benar sesuai dengan kehendak Sang Khalik seperti dalam cerpen Duniaku Belum Kiamat dan Kunanti Merpatiku.
Namun bila hati berpaling pada yang salah, ia akan mendatangkan kecewa, kegelisahan, pikiran negatif, dan kesedihan, seperti pada kisah berjudul Mendendam Matahari, Perempuan dalam Bingkai Gelisah, dan Jangan Panggil Aku Pelakor.
Melalui buku ini pembaca tidak sekedar mengenal berbagai pengalaman hidup orang lain, tetapi juga diajak merenung tentang nilai-nilai kehidupan, mengambil pelajaran positif, serta menginspirasi dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan pada suatu situasi.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Kala Hati Berpaling
Penulis: Yurnira Dewi
Jumlah Halaman: 173 halaman
Ukuran: 14x20 cm
