blog Details

blog

60123 Metafora: Rumah Waktu dan Luka

60123 Metafora: Rumah Waktu dan Luka merupakan olahan memunguti serpih-serpih jiwa berhambur nafas kehidupan serupa memandangi pilu sketsa benih luka yang muncul di awal perjalanan dinamai rumah.

Harusnya Rumah di hadapkan panjang bentang waktu menjadi surga atau tempat indah berbagi keluh kesah, tawa ceria namun tak ubahnya belenggu yang mengikat kaki-kaki rapuh manusia mengakrabi hidup dengan terpaksa membiasakan mengunyah kesengsaraan. Sebuah garis siluet kehilangan prematur penuh anyir darah kegetiran. Dengan diksi-diksi ramah nalar mencoba memahami kepedihan dengan jujur dari semakin bertambahnya guratan keriput dan samar wajah mengusam senja bukan lagi perkara awal perpisahan dengan matahari, melainkan lelah batin yang menggantungi leher cakrawala dan penuh kapang duka.

Dari tertidurnya akar jantung, konstruksi pikiran yang merapuh, batas tepi yang menjauh, langit yang kosong, terusir dari tubuhnya sendiri, rumah berlantai cermin, meremat waktu menindas kegelisahan dan tentang rindu yang menggigit di balik kisah yang rumit adalah deretan melodrama anomali psikologi takdir kehidupan yang menguatkan pembumian makna dimunculkan oleh “60123 Metafora: Rumah Waktu dan Luka.

Ayo bergerak, diam adalah nol tanda bahwa seluruh simponi kosmos telah usai. Sebuah ketiadaan yang memekik sebelum waktunya tiba. Sebuah tekad menjalani tema hidup tanpa sesal. Menjadi badai atau jadi sungai berjibaku membuat nama terukir di dinding peradaban, mengingat gerak bukanlah sesimpel berpindah tempat namun merupakan cara paling jujur untuk membuktikan kita pernah tinggal di sebuah rumah, berselimut waktu dengan bekas luka yang sulit dihapuskan dari ingatan kenangan.

Dan, aksentuasi ending meninggalkan batas putus asa adalah pasrah hanyalah umpama sehelai daun kering tersangkut ranting rentan patah. Menunggu angin atau kehancuran untuk semata tahu cara jatuh kembali dipelukan rumah waktu dan rahim tanah.


KETERANGAN BUKU:

Judul: 60123 Metafora: Rumah Waktu dan Luka

Penulis: Aris Puji Santoso, S.Sos., M.I.P.

Jumlah Halaman: 207 halaman

Ukuran: 14x20 cm

Social Share :