blog Details

blog

Jejak Rapik Tanpa Jeda

Bagaimana jika seseorang yang pernah berdiri di titik tertinggi, tiba-tiba harus belajar hidup dari titik terendahnya?

Ia hanyalah seorang perempuan biasa. Pernah punya banyak mimpi, pernah merasakan bagaimana rasanya berhasil, dan pernah percaya bahwa hidup akan baik-baik saja.

Sampai satu demi satu keadaan mengubah segalanya.

Perubahan pada dirinya perlahan melahirkan insecurity. Tatapan orang lain terasa semakin tajam, kata-kata sederhana berubah menjadi luka, dan pikirannya menjadi tempat paling gaduh untuk ditinggali. Hari-hari yang dahulu dipenuhi ambisi berganti menjadi perjuangan untuk sekadar bertahan.

Ada marah yang tak mampu diluapkan. Ada takut yang terus dipeluk. Ada luka, penolakan, kesepian, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak kunjung menemukan jawaban.

Namun, bahkan sesuatu yang pernah layu masih mungkin menemukan jalan untuk kembali bertumbuh. Sebab hidup tidak selalu meminta kita segera pulih. Terkadang, hidup hanya meminta kita untuk tetap melangkah—meski perlahan.

Jejak Rapik Tanpa Jeda adalah rangkaian perjalanan rasa dan pikiran tentang jatuh, terluka, bertahan, dan perlahan mencari jalan menuju penerimaan.

Karena mungkin, berdamai bukan tentang melupakan semua yang pernah menyakitkan.

Melainkan tentang berani menerima bahwa luka itu pernah menjadi bagian dari perjalanan kita.


KETERANGAN BUKU:

Judul: Jejak Rapik Tanpa Jeda

Penulis: Ulfiani Amdar

Jumlah Halaman: 110 halaman

Ukuran: 14x20 cm

Social Share :