Literasi Teknologi Untuk Generasi Emas Indonesia
Privasi bukan tentang menyembunyikan sesuatu yang salah. Privasi adalah tentang memiliki kendali atas informasi tentang diri sendiri: siapa yang boleh tahu apa, kapan, dan dalam konteks apa. Ketika kita kehilangan kendali atas informasi pribadi kita, kita kehilangan sebagian dari kebebasan dan otonomi kita sebagai individu. Dan di era digital, kehilangan kendali atas data pribadi bisa berdampak sangat nyata, mulai dari penyalahgunaan identitas, manipulasi psikologis melalui iklan yang ditargetkan secara sangat personal, hingga risiko keamanan yang lebih serius.
Yang lebih rumit lagi, dalam konteks generasi muda Indonesia, persoalan privasi sering kali bersinggungan dengan tekanan sosial untuk selalu terbuka dan berbagi di media sosial. Ada ekspektasi, kadang tersirat, kadang eksplisit, bahwa seseorang yang tidak aktif di media sosial dianggap “kuper” atau tidak gaul. Tekanan ini membuat banyak orang muda membagikan informasi yang seharusnya privat, seperti lokasi rumah, rutinitas harian, dan masalah personal, tanpa terlalu memikirkan konsekuensinya.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Literasi Teknologi Untuk Generasi Emas Indonesia
Penulis: Adnan Mustaqim, Ammara Diani Yusuf, dan Andre Saputra
Jumlah Halaman: 234 halaman
Ukuran: 14x20 cm
