Saat Rindang Pergi, Bunga Tetap Mekar
Aira adalah bunga kecil yang harus tumbuh ketika rindangnya pergi. Kepergian sang ibu membuat rumah kehilangan hangat, doa terasa sunyi, dan hidup menuntutnya dewasa terlalu cepat.
Di tengah luka yang belum kering, Aira belajar bertahan—menghadapi perubahan dalam keluarganya, menata kembali mimpi, dan memeluk rindu yang tak pernah benar-benar pergi. Tanpa naungan yang dulu melindunginya, ia melangkah dengan kelopak gemetar, namun tetap memilih mekar.
Ia belajar bahwa kehilangan bukan sekadar perpisahan, melainkan ruang kosong yang harus diisi dengan keberanian. Dalam sunyi yang panjang, Aira menemukan iman, harapan, dan kekuatan kecil yang tumbuh perlahan di dalam dirinya.
Saat Rindang Pergi, Bunga Tetap Mekar adalah kisah tentang duka yang membentuk, cinta yang tinggal dalam ingatan, dan mimpi yang tetap hidup meski sempat goyah. Sebab tidak semua yang kehilangan akan layu—sebagian justru belajar mekar dengan cara yang paling sunyi.
KETERANGAN BUKU:
Judul: Saat Rindang Pergi, Bunga Tetap Mekar
Penulis: Siti May Sherla
Jumlah Halaman: 146 halaman
Ukuran: 14x20 cm
